Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
banner-pemkot
Daerah

Lagi, Chaidir Syam Pimpim PMI Maros

×

Lagi, Chaidir Syam Pimpim PMI Maros

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Palang Merah Indonesia (PMI) komitmen terhadap kemanusiaan. Seperti Strategi 2010, PMI berisi tentang memperbaiki hajat hidup masyarakat rentan melalui promosi prinsip nilai kemanusiaan, penanggulangan bencana, kesiapsiagaan penanggulangan bencana, kesehatan dan perawatan di masyarakat.

Pentingnya kehadiran inilah membuat jajaran PMI Kabupaten Maros terus berbenah. Termasuk memperkuat jajaran kepengurusan lima tahun ke depan, yaitu 2026-2031. Karena itu, Ketua PMI Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Maros. Pelantikan berlangsung di Bumi Perkemahan Simbang, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Kamis, 17 September 2026.

Example 300x600

Usai pelantikan sebagai ketua PMI periode ketiga, Chaidir Syam mengemukakan, dirinya akan terus memperkuat PMI Maros pada kegiatan kegiatan kemanusiaan, termasuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dan kesulitan memperoleh air bersih, utaanya di musim kemarau berkepanjangan kali ini.

“Tentunya, PMI akan hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran air bersih bagi wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan misalnya. Penyalutran air bersish di musim kematrau berkepanjangan kali ini tidak lepas dari tugas kemanusiaan PMI,” urainya.

Bupati dua periode di kabupaten beribukota Turikale itu mengakui, penanganan kekeringan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. PMI Maros akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk para relawan PMI agar bantuan air bersih dapat menjangkau warga yang membutuhkan di sejumlah titik.

Menurutnya, dirinya bersama jajaran PMI Maros terus memperkuat kegiatan kemanusiaan yang saat ini masih menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih. “PMI hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam penyaluran air bersih bagi wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. Ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan PMI.

Bupati yang juga politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengemukakan, penanganan kekeringan membutuhkan kerja sama banyak pihak.
PMI Maros akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan para relawan.

Pernyataan senada dikemukakan Ketua PMI Sulsel, Adnan Purichta Ichsan. Mantan Bupati Gowa dua periode itu menambahkan, untuk membanyu warga tyerhadap kekeringan air, bisa dibantu dengan mobil tangka air bersih yang ada di PMI Sulsel. Satu mobil tangi air bersih sudah diserahkan ke Maros.

“PMI terus berkomitmen untuk bisa mendistribusikan mobil tangki. PMI itu memiliki 12 mobil tangki di Sulawesi Selatan, dan 12 mobil tangki ini semuanya sudah terdistribusi di seluruh kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Selatan. Dan, khusus di Maros, Ketua PMI Maros sudah mendistribusikannya ke kecamatan. Dan itu juga merupakan bagian dari kontribusi PMI untuk bisa membantu masyarakat yang mengalami kekeringan,” tuturnya.

Menurutnya, selain membantu warga terdampak kekeringan, pihaknya berharap PMI Maros terus berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan darah. Ia mengatakan kebutuhan darah di Sulawesi Selatan mencapai sekitar 16 ribu kantong setiap bulan. (titi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *