Makassar, Pattisnews.com:
Air adalah hak dasar begitu esensial untuk menjaga martabat manusia. Ketika musim kemarau melanda, dan sumber air permukaan lenyap, dampaknya tidak hanya pada urusan minum dan mandi, melainkan hantaman telak bagi sektor kesehatan, pendidikan, dan yang paling utama ekonomi kerakyatan.
Di Kota Makassar misalnya, kemarau panjang seperti saat ini, menjadi ujian berat. Sebaliknya, warga di Kelurahan Bira, khususnya di Jalan Tabbaka, RT/RW001/RW004 tetap bersemangat dan berterima kasih kepada BAZNAS Kota Makassar. Pasalnya, warga di kelurahan yang dipimpin Andi Zakaria Razak, S.STP itu, sejak Februari tahun lalu telah memiliki subur air bersih bantuan BAZNAS Kota Makassar.
Ungkapan terima kasih itu disampaikan saat Ketua BAZNAS Kota Makassar, H. Usman Sofian, melakukan monitoring bantuan lembaga pemerintah nonstruktural itu, Rabu, 9 September hari ini.
“Tidak ada kata lain, kecuali ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kota Makassar. Jika tahun lalu, BAZNAS tidak memberi bantuan berupa sumur air bersih ini, maka di musim kemarau berkepanjangan seperti saat ini, kami tidak tau lagi kemana bisa mendapatkan air bersih untuk keperluan keluarga,” tutur Ketua RT setempat, Zainal Abidin, didampingi sejumlah warga.
Sementara itu, H. Usman Sofian mengakui, monitoring yang dilakukan, termasuk di sumur Kelurahan Bira merupakan simbol kepedulian, wujud nyata dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diserahkankan para muzaki, sekaligus dikelola BAZNAS Makassar secara amanah dan tepat sasaran.
“Program air bersih , dan program BAZNAS Makassar lainnya membuktikan bahwa, zakat memiliki kekuatan transformatif yang luar biasa. Melalui uluran tangan para munfiq dan muzaki yang disalurkan lewat BAZNAS Makassar, masalah krusial di akar rumput dapat terurai dengan baik,” tutup Uso—sapaan akrabnya. (din pattisahusiwa).


















