Makassar, Pattisnews.com:
Ketua Karang Taruna Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Ahmad Rusli, mengunjungi Kampus Universitas Islam Makassar (UIM) pada 2 Juli 2025 untuk membahas peningkatan akses pendidikan tinggi bagi pemuda di wilayah kepulauan, menurut filosofinews.com. Selain itu, Karang Taruna Kampus Sulawesi Selatan juga berencana melakukan road show ke seluruh kampus di Sulawesi Selatan setelah pelantikan pada 31 Mei 2025, dengan tujuan membangun sinergi antar pemuda dan mengaktifkan kembali semangat sosial.
Pemerintah dan berbagai lembaga pendidikan di Indonesia terus berupaya meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi warga kepulauan. Dalam upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di wilayah kepulauan tersebut, Ketua Karang Taruna Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Ahmad Rusli, melakukan kunjungan resmi ke Kampus Universitas Islam Makassar (UIM).
Kunjungan yang berlangsung pada Selasa, 2 Juli 2025 itu disambut langsung Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Irniati, S.Pd., M.Pd.
Kunjungan tersebut merupakan salah satu kegiatan dan agenda strategis Karang Taruna Kecamatan Kepulauan Sangkarrang dalam menginisiasi kerja sama lintas sektor, khususnya di bidang pendidikan.
“Jadi kunjungan kami ke kampus UIM ini untuk mengadvokasi dan memberikan solusi nyata bagi anak-anak pulau yang memiliki semangat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, namun terkendala oleh keterbatasan ekonomi,” tutur Ahmad Rusli.
Menurutnya, pertemuan dengan Kepala Prohramk Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra UIM tersebut sekaligus menyampaikan beberapa permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemuda-pemudi di Kepulauan Sangkarrang, terutama terkait akses informasi, biaya pendidikan, dan keterbatasan pendampingan akademik di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).
Ahmad Rusli mengharapkan, kunjungan ke kampus UIM dapat membuahkan hasil maksimal. “Yang kami inginkan, agar pertemuan dnegan ibu Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra ini agar dapat menemukana solusi yang tepat, bagi anak-anak pulau berkuliah di kampus ini,” harapnya.
Sebab, sebenarnya, anak anak di kepulauan memiliki potensi besar. Hanya saja, realitanya banyak yang tidak mampu melanjutkan kuliah karena terbentur biaya. “Karenanya, kami ingin membangun jembatan antara masyarakat kepulauan dan institusi pendidikan, salah satunya melalui UIM ini, “jelasnya, seraya menyampaikan komitmen nantinya agar Karang Taruna dapat mendampingi proses pengumpulan berkas, pendaftaran, hingga pengajuan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, sebagai salah satu bentuk afirmasi negara untuk kelompok rentan dalam dunia pendidikan.
Inisyiatif Karang Taruna kepulauan Sangkarran ditanggapi positif pihak UIM. Kaprodi Bahasa Indonesia, Irniati, menyambut baik inisiatif Ahmad Rusli. “Jadi Khususnya Prodi Bahasa Indonesia, siap untuk menjadi ruang terbuka bagi anak-anak kepulauan yang ingin mengenyam pendidikan tinggi, dan akan memberikan pendampingan administratif serta akademik,” tutuirnya.
Menurutnya, melalui sinergi yang baik inilah, maka diharapkan akan terbangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan adil, sehingga anak-anak dari pulau-pulau terluar juga mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengejar cita-cita di dunia akademik.
“Tentunya, kami sangat mengapresiasi semangat Karang Taruna Kepulauan Sangkarrang. Inisiatif ini sangat mulia dan sejalan dengan misi kami sebagai institusi pendidikan Islam yang inklusif dan berpihak pada kelompok marjinal. Insya Allah, kami akan bantu sebisa mungkin, mulai dari informasi teknis, pendampingan pendaftaran, hingga proses adaptasi mahasiswa baru nantinya,” tutup Irniati. (ozan)


















