Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
banner-pemkot
Uncategorized

Kampung Zakat Malawang dapat Bibit Pandan dari Kemenag Makassar dan Dompet Dhuafa Sulsel

×

Kampung Zakat Malawang dapat Bibit Pandan dari Kemenag Makassar dan Dompet Dhuafa Sulsel

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

Makassar, Pattisnews.com:

Example 300x600

Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kota Makassar, dalam upaya penguatan ekonomi mustahik, menggagas program pemberdayaan masyarakat melalui penyaluran bibit pandan produktif. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Zakat Malewang, Kelurahan Sudiang, pada Sabtu (08/11/2025), sebagai hasil kolaborasi strategis dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Dompet Dhuafa Sul-Sel.

Kegiatan ini secara langsung dihadiri oleh Bapak Ahmad Thaha, S.Ei., M.Pd., selaku Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Makassar, yang memimpin serah terima ribuan bibit pandan kepada kelompok penerima manfaat.

Solusi Jangka Panjang untuk Produsen Ketupat

Ahmad Thaha menjelaskan bahwa pemilihan pandan didasarkan pada besarnya potensi pasar lokal, khususnya sebagai bahan baku utama anyaman ketupat yang permintaannya melonjak drastis menjelang hari-hari besar Islam di Makassar.

“Pandan bukan hanya tanaman hias, tapi di Makassar ini adalah komoditas penting untuk industri ketupat. Selama ini, banyak pengrajin masih mengandalkan pasokan dari luar atau membeli daun pandan dengan harga tinggi,” jelas Ahmad Thaha.

Beliau berharap, dengan adanya program zakat produktif ini, masyarakat Kampung Zakat Malewang tidak hanya mendapatkan bantuan konsumtif, tetapi juga memiliki sumber bahan baku mandiri yang dapat meningkatkan margin keuntungan mereka sebagai produsen atau pengrajin ketupat.

“Tujuan kita jelas: mengubah mustahik menjadi muzakki melalui kegiatan ekonomi yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan kebutuhan pasar lokal Makassar,” tambahnya.

Komitmen Pendampingan dari Dompet Dhuafa Sul-Sel.

Pihak Dompet Dhuafa menyambut baik sinergi ini dan menegaskan komitmen mereka untuk tidak berhenti pada penyaluran bibit.

“Kami akan memberikan pendampingan intensif, mulai dari teknik penanaman, pemeliharaan, hingga manajemen panen. Ini adalah model pemberdayaan yang menyentuh langsung pada mata pencaharian utama warga Makassar,” ujar Syarif perwakilan Dompet Dhuafa.

Program ini menandai langkah maju dalam tata kelola zakat yang kini fokus pada investasi sosial untuk ketahanan ekonomi masyarakat di Kampung Zakat. Kemenag Kota Makassar terus mendorong LAZ untuk mengembangkan program serupa yang relevan dengan potensi unik setiap wilayah.(jun)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *