Makassar, Pattisnews,id:
Setiap tahun, sejumlah titik di Kota Makassar tergenang air akibat luapan banjir. Di Kelurahan Antang, khususnya blok 8 dan 10 misalnya. Akibat banjir ini, rumah rumah warga di daerah rendahan, di Kecamatan Manggala itu terendam. Malah, di beberapa titik bagai “laut baru”.
Warga pun memilih mengungsi, di rumah rumah keluarga di daerah aman. Sebagian memilih masjid. Salah satu masalah yang dihadapi dalam pengungsian itu adalah akses kebutuhan pokok, apalagi di saat menjalani ibadah puasa.
Kondisi inilah membuat DPP Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia (APPI)–organisasi massa non‑pemerintah ini menurunkan tim ke tempat pengungsian untuk menyerahkan bantuan.
Kehadiran tim yang dipimpin Ketua Umum DPP APPI, H.Irfan Darmawan NM,SH, dampingi Wakil Ketua (Tasbih Mursalim dan Imran), Ketua Harian (Mansyur), Sekretaris Jenderal (Sardi), serta Ketua DPC APPI Manggala (Indra Beta) untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan kemanusiaan Ormas yang digagas awal tahun 2025 itu, bukan sekadar aksi sesaat, melainkan proses yang berakar pada nilai religius dan kebersamaan sosial. Artinya, disaat air melambung dan memasuki rumah rumah penduduk, maka Ormas ini menegakkan jembatan antar‑warga, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama.
Kegiatan sosial DPP APPI ini sekaligus menegaskan bahwa, bantuan tak sekadar menegakkan ikhlas dan amal jariyah, melainkan perwujudan masalah, atau kemaslahatan umum.
Usai menyerahkan bantuan berupa menu buka puasa, beras, dan air mineral di masjid Al-Muttaqin, Blok 8, H.Irfan Darmawan NM,SH mengakui, aksi ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial organisasi yang dipimpinnya terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Menyadari kebutuhan yang mendesak inilah, kami di DPP APPI merasa terpanggil, dan langsung memobilisasi sumber daya untuk memberikan bantuan penting kepada korban banjir. Sebab, musibah banjir yang melanda Kota Makassar saat ini, adalah musibah kita semua,” tuturnya.
Irfan Darmawan NM mengakui, DPP APPI selalu siap untuk bahu membahu membantu Pemerintah Kota Makassar dan seluruh kelompok masyarakat, untuk meringankan beban warga terdampak banjir.
“Karena itu, DPP APPI merasa terpanggil untuk turun tangan memberikan bantuan penting bagi mereka yang terdampak. Kehadiran secara langsung ke lokasi banjir ini selain menyerahkan bantuan, sekaligus memberikan dukungan kepada para korban,” tuturnya.
Menurutnya, DPP APPI hadir bukan hanya sebagai organisasi kepemudaan semata, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab moral untuk saling membantu.
Sebelum menutup komentarnya, putera H.Nasran Mone–tokoh dan aktivis di masanya itu menambahkan, menyerahkan menu buka puasa di tangan orang yang membutuhkannya adalah salah satu tindakan begitu MULIA.
Kata MULIA dalam konteks DPP APPI, menandakan tiga dimensi yang saling melengkapi. Pertama, dermawan secara material, kedua kebaikan rohani, dan ketiga dampak jangka panjang. Ketiga dimensi ini mengintegrasikan nilai‑nilai keagamaan dengan aksi nyata, sekaligus sebagai penanda, APPI menyalurkan pahala melalui amal.
Pernyataan senada dikemukakan Tasbih Mursalim. Ia menambahkan, pembagian menu buka puasa dan sembako ini berlangsung tertib, dan mendapat sambutan positif pengungsi yang memadati masjid blok 8.
Di bagian lain Tasbih Mursalim menambahkan, dalam konteks bencana seperti banjir, bantuan yang diberikan DPP APPI sejalan dengan prinsip ukhuwah (persaudaraan) yang mengajak umat untuk saling membantu dan mendukung satu sama lain, terlepas dari latar belakang sosial, ekonomi, atau budaya.
Terpisah, Ketua DPC APPI Manggala, Indra Beta, mengapresiasi langkah cepat dan tepat DPP APPI dalam merespons kondisi korban di wilayahnya. “Bagi kami di DPC Manggala ini, kehadiran jajaran DPP APPI, utamanya ketua Umum sebagai penyemangat,” tuturnya.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kehadiran langsung Ketua Umum di Manggala. Ini menjadi penyemangat bagi kami di tingkat kecamatan untuk terus hadir di tengah masyarakat. Banjir ini cukup berdampak bagi warga Blok 8, sehingga bantuan sembako dan makanan siap saji sangat dibutuhkan untuk kebutuhan harian dan berbuka puasa warga,” ungkap Indra Beta.
Sementara itu, salah seorang warga mengaku bernama Sari berterima kasih kepada DPP APPI yang peduli kepada korban. “Bagi saya, bantuan beras dan air mineral ini mengingatkan bahwa, kami para korban banjir di sini tidak sendiri, karena ada DPP APPI yang peduli,” ujarnya disertai suaranya yang pecah. (din pattisahusiwa)
Bantuan Buka Puasa DPP APPI kepada Korban Banjir sangat MULIA
Din Pattisahusiwa4 min baca

















