Pattisnews,com:
Ketua BAZNAS Kota Makassar, Dr. H. Usman Sofian, MA menilai, gerakan cepat Walikota Makassar, Munafri Arifuddin mendatangi langsung Kantor PT Pertamina Regional Sulawesi di Jalan Garuda, menyusul kelangkaan BBM di Makassar mendapat sambuatan positif lembaga pemerintah nonstruktural yang dipimpinnya bersama empat rekannya.
Usman Sofian bahkan menegaskan, dirinya tidak semata mengapresiasi orang nomor satu di kota berpenduduk 1,4 juta jiwa tersebut, melainkan menekankan bahwa, langka yang ditempuh walikota berpasangan dengan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham itu demikian MULIA.
Langkah MULIA yang dimaksud Uso—sapaan akrab Sekretaris Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar ini, lantaran selalu mencari solusi atas persoalan yang dirasakan masyarakat, khususnya terkait ketersediaan dan pelayanan BBM saat ini.
Menurutnya, dalam konteks sinergi sosial, stabilitas ekonomi makro dan mikro saling berkaitan erat dengan ketenangan masyarakat. Ketika energi aman, aktivitas ekonomi berputar, maka kesejahteraan mudah dijaga. Tetapi jika sebaliknya, maka ekonomi berantakan.
“Bagi BAZNAS Makassar, krisis energi seperti kelangkaan BBM memang memiliki efek domino yang luar biasa. Biaya distribusi logistik melambung, harga kebutuhan berpotensi merangkak naik, dan masyarakat prasejahtera adalah kelompok yang paling rentan terpukul,” ujarnya.
Sebelum menutup komentarnya, Uso menyebut, BAZNAS Makassar melihat ada keselarasan antara gerak cepat Walikota Munafri Arifuddin dengan misi kemanusiaan. Walikota kepingin memastikan pasokan energi kembali normal, sementara lembaga sosial dan keagamaan dapat terus fokus mengawal kesejahteraan kaum dhuafa tanpa terganggu oleh kepanikan sosial akibat krisis BBM.
“Apresiasi dari BAZNAS ini sekaligus menjadi pengingat bahwa, penanganan krisis di tingkat kota memerlukan kolaborasi yang kuat. Pemerintah, BUMN, sektor swasta, dan lembaga sosial harus berjalan seirama,” tutupnya. (din pattisahusiwa)
















