Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
banner-pemkot
Makassar

BAZNAS Berbagi di Maulid Nabi Kolaborasi Kemenag-Masjid HM Asyik

×

BAZNAS Berbagi di Maulid Nabi Kolaborasi Kemenag-Masjid HM Asyik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kabag Kesra Pemkot Makassar, Muh. Syarief menyerahkan bantuan modal BAZNAS kepada pelaku UMKM (foto:nyong)

Makassar, Pattisnews.com:

Example 300x600

Masjid HM Asyik bukan hanya sekadar saksi bisu sebuah acara seremonial. Masjid yang dulunya bernama Masjid Raodah ini menjadi saksi hidup bagaimana sinergi antara Umara (pemerintah melalui Kemenag), lembaga filantropi (BAZNAS), dan masjid sebagai pusat dakwah akar rumput, mampu menciptakan gelombang kebaikan yang nyata.

Maulid Nabi 1448 H tahun ini, kerjasama Kemenag, BAZNAS, dan Masjid HM Asyik , Kamis, 10 September hari ini telah mengajarkan satu hal begitu berharga. Cinta kepada Nabi misalnya adalah tentang berbagi, merangkul, dan berjalan bersama dalam satu komitmen untuk menebar manfaat bagi sesama.

Pasalnya, di sela sela maulid yang dihadiri walikota Makassar diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Andi Irwan Bangsawan, Kabag Kesra, Muh Syarief, Kepala Kemenag H.Muhammad, Ketua Umum Badan Pengurus Harian Masjid HM. Asyik, Prof. KH. Munawir Kamaluddin, Ketua BAZNAS Makassar H. Usman Sofian, Wakil Ketua II Abdul Azis Ilyas, serta Wakil Ketua IV Prof. Yusriani, serta seribuan jamaah BAZNAS juga memberi senyum manis kepada penerima bantuan pendidikan, dan bantuan modal kepada UMKM.

Andi Irwan Bangsawan pada maulid yang menempatkan Suedi, S.Pdi, M.Si, Dr. H.Ilham Hamid, S.Ag, M.Pd, Prof. Dr. Yusriani, S.KM, M.Kes masing masing sebagai ketua, sekretaris dan bendahara itu mengemukakan, kolaborasi Kemenag, BAZNAS, dan Masjid HM Asyik menjadi barometer bagi lembaga lembaga lainnya dalam kegiatan keagamaan, maupun sosial lainnya. Ia berharap ketiga institusi ini dapat bersinergi dalam kegiatan lainnya yang ber-DAMPAK kepada masyarakat di ibukota Sulawesi Selatan ini.

Penceramah, H. Muhammad mengurai sejarah perjalanan nabi, mulai lahir, hingga hijrah ke Madina. Sementara Ketua BAZNAS, H. Usman Sofian mengaku lembaga pemerintah nonstruktural yang dipimpinnya bersama empat rekannya akan selalu membangun komunikasi intensip baik dengan Kemenag, maupun masjid HM Asyik.

“Seluruh dana yang berhubungan dengan bantuan pendidikan dan UMKM ini berasal dari zakat, infak, dan sedekah kaum muslimin di Kota Makassar ini,” tutup Uso—sapaan akrabnya. (din pattisahusiwa)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *