Makassar, Pattisnews.com:
Pemerintah perlu membenahi infrastruktur di wilayah kepulauan untuk meningkatkan konektivitas, aksesibilitas, dan pemerataan pembangunan. Ini termasuk pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan, dermaga, serta penyediaan air bersih dan listrik. Selain itu, perlu juga diperhatikan pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan yang memadai di pulau-pulau terluar.
Sebab, jika, nfrastruktur yang baik, seperti jalan dan jembatan, akan memudahkan akses antar pulau dan antar wilayah di dalam pulau. Ini akan memperlancar distribusi barang dan jasa, serta memudahkan mobilitas masyarakat.
Infrastruktur yang memadai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah kepulauan. Misalnya, pelabuhan dan dermaga yang baik akan mendukung sektor perikanan dan pariwisata. Pembangunan jalan dan jembatan juga akan membuka akses ke sumber daya alam dan potensi ekonomi lainnya. Sekaligus dapat mempercepat pemerataan pembangunan. Dimana, pembangunan infrastruktur yang merata akan mengurangi kesenjangan antara wilayah daratan dan kepulauan. Hal ini akan memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk yang tinggal di pulau-pulau terluar, mendapatkan akses yang sama terhadap layanan dasar dan fasilitas publik. Di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar misalnya.
Walikota Makassar, Munafri Arifuddin menjanjikan perbaikan infrastruktur di Kecamatan Kepulauan Sangkarang, termasuk pembangunan pelabuhan permanen. Janji ini merupakan kelanjutan dari janji kampanye pada Pilkada 2024. Selain itu, walikota juga berencana menghadirkan dua kapal penyeberangan untuk mendukung mobilitas warga pulau.
Munafri Arifuddin bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar, Melinda Aksa mengunjungi empat pulau terluar. Ke-empat pulau yang berada Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar itu berlangsung Ahad, 4 Mei 2025.
Ke-empat pulau yang dikunjungi orang nomor wahid di Ibukota Sulawesi Selatan ini adalah, Pulau Langkai, Pulau Lanjukang, Pulau Lumu-Lumu, dan Pulau Bone Tambu. Pulau pulau terebut berada dalam wilayah Kelurahan Barrang Caddi.
Appi-sapaan walikota yang juga Ketua Partai Golkar Kota Makassar itu dalam kunjungan tersebut menyaksikan kondisi infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan di pulau-pulau yang dinilai sangat memprihatinkan. Sebut saja, akses dermaga yang putus. Begitu pun dengan kondisi puskesmas, yang seharusnya jadi tempat orang berobat, tetapi bisa-bisa justru bikin orang sakit.
Kondisi itulah, maka Appi mengatakan, di era pemerintahannya bersama Wakil Walikota, Aliyah Mustika Ilham akan memerhatikan masyarakat kepulauan akan terus ditingkatkan. Mulai dari penguatan layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur pendukung lainnya.
“Setelah melihta kondisi di pulau pulai yang dikunjungi, maka kami berjanji akan memprioritaskan pembangunan. Saya sudah sampaikan kepada dinas terkait agar dalam rancangan APBD Perubahan, perbaikan dermaga dan sekolah di pulau-pulau jadi prioritas utama,” jelasnya.
Alumni Universitas Hasanuddin itu juga menilai, bidang pendidikan masih terjadi ketimpangan tenaga pengajar di area kepulauan. Ia pun berkomitmen penuh untuk memperbaiki fasilitas pendidikan dan mendorong peningkatan akses belajar bagi anak-anak pulau. (ozan)


















