Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
banner-pemkot
Daerah

Bupati Chaidir Syam Sebut PKK Ujung Tombak Pembangunan

×

Bupati Chaidir Syam Sebut PKK Ujung Tombak Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pembinaan PKK di Kabupaten Maros difokuskan untuk mengetahui perkembangan keberhasilan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara berjenjang, mulai dari tingkat Desa hingga Kecamatan. Pasalnya, sesuai dengan peran dan fungsinya, PPK adalah sebagai ujung tombak pelaksanaan pembangunan. Mengingat keberadaan PKK memiliki Dasa Wisma yang merupakan institusi terbawah dan terdepan terhadap pelaksanaan pembangunan melalui gerakan PKK.

Tujuan dari pembinaan dimaksud adalah untuk meningkatkan dan memantapkan fungsi peran kelembagaan serta untuk menumbuh kembangkan jiwa semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat, hal ini dapat ditempuh melalui kompetisi antar Desa dan para kader.

Example 300x600

Guna memperkuat solidaritas sekaligus meningkatkan peran kader dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat, setidaknya 2.060 kader PKK dari 103 desa dan kelurahan se-Kabupaten mengikuti Jambore PKK Kabupaten Maros. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Andi Baso, Kecamatan Camba, resmi dimulai pada Jumat, 30 Oktober 2026. Jambore dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan 20 kader dari setiap desa dan kelurahan.

Jambore PKK kali ini tidaklah sekadar ajang pertemuan dan perlombaan, kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi bagi ribuan kader PKK untuk memperkuat koordinasi, berbagi pengalaman, serta menyegarkan kembali semangat menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menilai keberadaan kader PKK memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Pasalnya, para kader menjadi ujung tombak pemberdayaan yang bersentuhan langsung dengan keluarga hingga lingkungan desa dan kelurahan. Peran tersebut dinilai penting karena keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, terutama dalam membangun ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Maros, Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, mengemukakan, Jambore PKK menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan antarkader dari seluruh kabupaten beribukota Turikale itu.

Pada jambore kali ini, panitia menyiapkan sejumlah kegiatan dan perlombaan untuk meningkatkan antusiasme peserta. Di antaranya lomba defile, kebersihan tenda, hingga lomba memasak nasi goreng yang melibatkan para camat. Setiap camat akan berpasangan dengan istrinya dalam lomba memasak tersebut. Para istri camat bertugas mendampingi selama perlombaan berlangsung.

Menurutnya, jambore PKK Kabupaten Maros merupakan agenda tahunan yang kini memasuki pelaksanaan ketiga. Pelaksanaan pertama digelar di Kecamatan Simbang, kemudian berlanjut di Kecamatan Tompobulu pada tahun sebelumnya. Tahun ini, Kecamatan Camba mendapat kesempatan menjadi tuan rumah. “Harapannya, kita bisa terus bersinergi dan tetap menjalankan 10 program pokok PKK,” jelasnya, seraya menambahkan, jamboree lebih dari sekadar kegiatan seremonial, jambore ini diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh kader dalam menjalankan 10 program pokok PKK.

Dengan jumlah kader yang mencapai ribuan orang dan tersebar di seluruh desa serta kelurahan, TP-PKK memiliki jaringan pemberdayaan yang cukup luas untuk membantu pemerintah menjangkau masyarakat hingga tingkat keluarga. Keterlibatan kader di lapangan menjadi modal penting dalam mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga, penguatan ketahanan rumah tangga, serta pembangunan masyarakat yang lebih mandiri. (titi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *